Five words.

If I were born as a road sign, I would say, "Please be safe. Allah loves you." hmmm. :)

"Do you know a cure for me?"

"Why yes," she said, "I know a cure for everything. Salt water."

"Salt water?", he asked her.

"Em," she said, " in one way or the other, sweat, or tears, or the salt sea."

He smiled and asked, "You know what you really good at?"



"Haha. Deep huh. Anyway, do you know where all the happiest people live?"

"Nope. Where?"

"They live in Jannah."

Sometimes we spent a lot of time out of the atmosphere, falling for shooting stars, looking for ourself but in the end, all of the things that we thought would be heaven, were overrated. We didn`t find happiness in the Milky Way, or in the constellations, or in any things that had looked so inviting.We realized that the happiness we wanted was in every phone conversation with our mom, the best coffee in the morning, and in our best friend - all the things that had been right in front of us all along. So, whenever people ask us to describe our life in five words, we should say, "I`m blessed. Thank you Allah."

Love lesson (v) Silence.

"I spoke words,
but you felt the silence.
Cause words are for strangers.
Silence are for lovers."

Terkadang manusia lupa, bahawa Allah s.w.t juga mencintai kita, dalam diam tanpa kata. Mungkin, hanya hati yang merasainya sahaja akan dapat memahami bahasa cinta Illahi. 

"Sometimes, silence speaks louder. It shout the thing the word can’t say. No begging. No hard-feeling. No heart-feeling. Love is to be felt not to be uttered for thousand times."

Mengungkapkan cinta itu memang mudah dan kita mungkin cuma memerlukan sesaat dua atau kurang. Namun untuk membuktikannya, memerlukan seumur hidup. Tidak kira sesama manusia, agama, dan lebih lagi kepada Pencipta.

A little story.


Long time ago, there was a girl who always wonder what it could be if her teachers could understand her a bit more? Now, here she is, to become a teacher, to find the answer herself. 

Pendidik (mu`addib)  adalah orang yang jika diperlakukan buruk mereka diam, jika dicaci mereka senyum, jika disakiti mereka tetap mengasihi, dan jika dihina mereka tetap memaafkan. Andai belum mampu untuk mencapai hal-hal tersebut, maka pendidik tersebut masih belum mampu mendidik jiwanya. Kata Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, orang yang tidak berdaya mendidik jiwanya, bagaimana mungkin mampu mendidik jiwa insan lain.

Satu hal yang saya belajar sepanjang menjadi guru pelatih selama hampir  5 tahun ini adalah belajar tentang betapa pentingnya untuk menjadi orang `kaya`. Kerana hakikatnya hanya orang `kaya` sahaja yang mampu untuk memberi. Memiliki kekayaan itu bukan untuk diri kita tetapi lebih lagi untuk kita lebih banyak memberi. Kekayaan yang dimaksudkan bukan hanya kaya dengan harta tetapi kaya dengan ilmu, pengetahuan, pengalaman, kemahiran dan yang lebih penting lagi, kaya dengan cinta dan kasih sayang. Dan itulah tujuan Allah meletakkan setiap kita di atas muka bumi ini, untuk menyebarkan cinta dan kasih sayang buat umat sekelian alam. Persis tujuan Nabi Muhammad diturunkan untuk menjadi khalifah, kita hanyalah penyambung perjuangan Nabi.

Tetaplah memberi tanpa mengharapkan kembali. Sesungguhnya setiap sesuatu yang kita lakukan untuk diri kita sendiri hanya akan berakhir pada diri kita sedangkan sesuatu yang kita lakukan buat orang lain akan kekal selama-lamanya. Doakanlah  buat saya untuk menjalani semester akhir yang berbaki 5 bulan lagi. Setiap doa kalian saya dahulukan dengan doa; "Sesungguhnya Allah sentiasa  akan memberikan kebaikan buat kalian, sepertimana kalian sering mendoakan kebaikan buat orang lain. InsyaAllah ameen."

"Leave people better than how you found them."

IPG Kampus Tuanku Bainun,
Bakal cikgu kesayangan anak-anak awak :P

"The wound is where the light enters you"- Rumi


Adakalanya kita berusaha untuk menghindari hal-hal yang boleh menyakiti hati sendiri dan berusaha mengelak dari menyakiti  hati orang lain. Namun, jangan kita lupa bahawa hakikatnya diri kita, dia bahkan semua manusia  hidup dalam agenda Tuhan. Segalanya telah ditetapkan dan kita semua berjalan dalam suatu perjalanan kehidupan yang telah disusun, dirancang dan ditentukan olehNya. Maka, walau bagaimana kita kadang berusaha menjaga diri untuk tidak dilukai atau melukai, bila mana Allah telah menetapkan kita, dia atau mereka akan terluka, maka kita, dia atau mereka akan tetap  terluka. Walau mungkin ia bukan atas asbab kita sekalipun, boleh jadi ia atas asbab orang lain.

Sebagai hamba, selalulah memandang sesuatu perkara dengan kaca mata berTuhan. Hikmahnya, seringkali hati-hati yang terluka itu akan kembali menemukan Tuhannya daripada dibiarkan leka dan lalai dalam hal-hal yang fana dan sia-sia. Dan boleh jadi kita yang menjadi asbab keterlukaan hati orang lain (walaupun tiada sedikitpun niat untuk melakukannya) adalah kerana itulah ujian dari Allah buat diri kita sendiri. Hadapilah dengan sabar dan solat. 

"..dan Kami jadikan sebahagian dari kamu sebagai ujian dan cubaan bagi sebahagian yang lain, supaya ternyata adakah kamu dapat bersabar (menghadapi ujian itu)? Dan (ingatlah) adalah Tuhanmu sentiasa Melihat (akan keadaan makhluk-makhlukNya).  

Serahkan hatimu kepadaNya, biarlah Dia yang menjaganya dengan baik, kerana kadang kita sendiri pun tak mampu nak jaga hati kita sendiri. Sesungguhnya tiadalah kekuasaan diri kita melainkan kesemuanya adalah atas kudrat dan iradat Allah s.w.t semata-mata.

Remember that when everything has been taken from you, only then you can  feel what it is like to be free from all that you thought was yours, find that within yourself which can not be given and therefore can not be taken away, find your true identity and then pain will be your friend through the ages

Keep calm and carry on. Everything will pass cause nothing lasts forever.

Wear Suncreen.

Everybody`s free.

Enjoy the power and beauty of your youth.

Oh, never mind. You will not understand the power and beauty of your youth until they've faded.

But trust me, in 20 years, you'll look back at photos of yourself and recall in a way you can't grasp now how much possibility lay before you and how fabulous you really looked.

You are not as fat as you imagine.

Don't worry about the future.

Or worry, but know that worrying is as effective as trying to solve an algebra equation by chewing bubble gum.

The real troubles in your life are apt to be things that never crossed your worried mind, the kind that blindside you at 4 pm on some idle Tuesday.

Do one thing every day that scares you.

Don't be reckless with other people's hearts.

Don't put up with people who are reckless with yours.


Don't waste your time on jealousy.

Sometimes you're ahead, sometimes you're behind.

The race is long and, in the end, it's only with yourself.Remember compliments you receive. Forget the insults.

If you succeed in doing this, tell me how.

Keep your old love letters. Throw away your old bank statements.


Don't feel guilty if you don't know what you want to do with your life.

The most interesting people I know didn't know at 22 what they wanted to do with their lives.

Some of the most interesting 40-year-olds I know still don't.

Get plenty of calcium. Be kind to your knees. You'll miss them when they're gone.

Maybe you'll marry, maybe you won't.

Maybe you'll have children, maybe you won't.

Maybe you'll divorce at 40, maybe you'll dance the funky chicken on your 75th wedding anniversary.

Whatever you do, don't congratulate yourself too much, or berate yourself either.

Your choices are half chance. So are everybody else's.

Enjoy your body.

Use it every way you can. Don't be afraid of it or of what other people think of it.
It's the greatest instrument you'll ever own.

Dance - even if you have nowhere to do it but your living room.

Read the directions., even if you don't follow them.

Do not read beauty magazines. They will only make you feel ugly.

"You should smile my dear, cause your mom is in Heaven now. Smiling, too."

Get to know your parents. You never know when they'll be gone for good.

Be nice to your siblings. They're your best link to your past and the people most likely to stick with you in the future.
Understand that friends come and go,
but with a precious few you should hold on.

Work hard to bridge the gaps in geography and lifestyle, because the older you get, the more you need the people who knew you when you were young.

Live in New York City once, but leave before it makes you hard.

Live in Northern California once, but leave before it makes you soft. Travel.

Accept certain inalienable truths:

Prices will rise. Politicians will philander. You, too, will get old.

And when you do, you'll fantasize that when you were young, prices were reasonable, politicians were noble, and children respected their elders.

Respect your elders.

Don't expect anyone else to support you.

Maybe you have a trust fund. Maybe you'll have a wealthy spouse. But you never know when either one might run out.

Don't mess too much with your hair or by the time you're 40 it will look 85.

Be careful whose advice you buy, but be patient with those who supply it.

Advice is a form of nostalgia. Dispensing it is a way of fishing the past from the disposal, wiping it off, painting over the ugly parts and recycling it for more than it's worth.

- Everybody`s free to wear sunscreen; Baz Luhrmann.

There will be times where you think that you are at the end of your journey and believe that there is nothing more to be worth chasing about. I believe its a matter of your own choices on what to have next in your life. Not the other way around. But all you need to do is keep creating new chapter. What I’ve learned over the years is what seems like a curse in the moment can actually be a blessing, and that what seems like the end of the road is actually just the discovery that we are meant to travel down a different path. I’ve learned that no matter how difficult things seem, there is always hope. And I’ve learned that no matter how powerless we feel or how horrible things seem, we can’t give up. We have to keep going. Even when it’s scary, even when all of our strength seems gone, we have to keep picking ourselves back up and moving forward, because whatever we’re battling in the moment, it will pass, and we will make it through. We’ve made it this far. We can make it through whatever comes next. InsyaAllah. Trust Him. 

Some people die at 25 and aren`t buried until 75. Don`t be one of them. Live before you die.

Love lesson (iv)


Keikhlasan dalam beribadah itu akan diperolehi jika kita  melaksanakannya dengan menghadirkan Allah dan menghilangkan pandangan  manusia. Manakala istiqomah itu akan lahir jika ibadah yang dilaksanakan bukan semata-mata kerana mengejar pahala tetapi yang lebih utama lagi untuk mendapatkan rasa cinta dalam ibadah yang dilakukan. Ramadhan hakikatnya  bukan sekadar tentang berapa banyak amal ibadah atau berapa banyak pahala yang dapat kita kumpulkan. Tetapi yang lebih utama melaksanakan amal ibadah yang benar-benar dapat menghadirkan rasa (zouq). Walaupun  setiap rasa yang hadir dalam jiwa itu bukan atas kekuasaan diri kita dan hanya dengan izin Allah, sifat Al-Aliimnya Dia sentiasa mengetahui jiwa-jiwa hamba yang benar-benar ikhlas dalam beribadah dan tidak pernah berputus asa dalam mendapatkannya. 

"dengan rasa cinta, mujahadah untuk beribadah dan taat kepada Allah tidak akan menjadi beban bahkan  menjadi ringan dan satu kerehatan yang membawa keasyikan yang luar biasa pada jiwa yang kekeringan. Begitulah yang diungkapkan panglima khalid al-walid; 
 'berada dalam dingin malam yang membeku dalam sebuah pertempuran lebih aku sukai daripada tidur dalam satu selimut bersama seorang gadis di malam pengantin'

 m.s 46, sebuah cinta dan perubahan.

Didoakan bulan Ramadhan dapat menemukan kita dengan pandangan dan rasa berTuhan, baik di `luar` (makrifat) mahupun di `dalam` (hati). Jagalah hati dari dinodai. Jagalah jari dari kata-kata yang menyakiti. Semoga ibadah kita diterima. InsyaAllah.

Life Lesson (ii)

"We are all pretty weird, some of us are just better at hiding it. If you don't want to know someone, then you will never really know them."


"You know, there`s a woman who trying to commit suicide from the Eiffel Tower, landed on a car and  later she married the owner of the car."

"`s like marrying your `crush`, huh?"

"Kind of."


"Psychology says that you realize you love someone when you want them to be happy, even if its not with you."

"Is it? But I don`t want someone I love to love someone else. Hmm..unless if it comes to a point that I see am annoying him, then its cool. Haha."

"Huh? Weirdo."


"My mom told me that never get too attached to anyone unless they feel the same toward you, because one sided expectations can mentally destroy you."

"I bet your mom a psychologist, huh? Cause it is a psychological fact and I know about it. That`s why I will never get `attached` again. Just keep rescuing cats. Much better than relationships. Haha."


"You know, there`s a man who bought 99 iPhones and arranged them in a heart to propose to his girlfriend. But, she still say no."

"How tragic. I bet she must have liked Androids. Haha."

“Humor is the antidote to over thinking. It's a way of saying that life is paradoxical. Humor contains contradictions; it does not resolve them but revels in them. It says that the right way to exist among the contradictions, paradoxes, and absurdities of life is to cope with them through laughter.”


"So, what is the best thing in life actually?"

"I don`t know but one thing for sure, it is not something you can touch, but something you can feel."

"My wish for you is that you continue. Continue to be who and how you are, to astonish a mean world with your acts of kindness. Continue to allow humor to lighten the burden of your tender heart."

If I`m weird around you, it`s because I`m comfortable. And perhaps,  you`re special. ;)

"That`s why I like you so much, your heart isn`t dead."

"Being strong is to love someone in silent, to radiate happiness when we are unhappy, to forgive someone who does not deserve forgiveness, to stay calm in moments of despair, to show joy when we don't feel it, to smile when you want to cry, to make someone happy when our own heart is broken, to be silent when we feel like screaming our anguish, to comfort when we need to be comforted, to have faith when sometimes we no longer believe."

I know that we will not always be strong but at least we can always be brave.

“Seven billion people on this planet.  And we hide from each other as if we don’t all have family problems, money worries, and work troubles.

We see each other through highly curated posts that hide crooked teeth and sad days. Spending our days conquering mountains while pulling all nighters just to make ends meet. 
Seven billion people on this planet, and we still think we’re the only one with cracks in our shells and scars on our skin.

I don’t know, but maybe we’ve got it wrong?”

Most of us lead far more meaning lives than we know. Often finding meaning is not about doing things differently; it is about seeing familiar things in new ways. If you want to give up, remember why you started and if you want to die, die fighting! 

Seven billion people on this planet, seven billlion smiles and yours still one of my favourite. 

`My world of words`


"To write is to build a very long bridge between my mind and my heart."

"Writing is so private and intimate. It lets you explore the depth of your soul that spoken words pale in comparison. Written words are sexier than spoken words because it can take you to places that spoken words can't.
I love my world of words also because it is like a dark room that will not discriminate anyone who enters. It is a free universe that welcomes all, bitter words, hyped up emotions, lifeless laments, fierce smashing, anything goes.
Words drive me. Words are my world. 
No wonder the Creator asks us to read.
Do you read a spoken word? Nah! 
Ought to thank the Lord for the "written" world.
It gives meaning to the white empty space.

Salah satu kata-kata tulisan Guruh Nusantara, katanya orang-orang yang  menulis adalah orang-orang yang berani berlatih jujur pada diri sendiri.  Manakala orang-orang yang  membaca adalah orang-orang yang berlatih memahami kejujuran orang lain. Menulis itu bukan sekadar mencoretkan kata-kata di atas kertas bagi memberitahu dunia berkenaan diri kita. Tetapi menulis itu juga adalah berkongsi sesuatu yang kita tahu. Ke mana perginya segala fikiran, ilmu dan perasaan jika ia dilupakan?  Kelak, bila kita sudah tiada nanti, setiap bakat, kemahiran, kebolehan, segala pemikiran dan perasaan yang kita miliki akan hilang dan dilupakan. Melainkan kita belajar untuk saling mengajar, memberi dan berkongsi. Maka, kita akan terus kekal menjadi sebuah kisah untuk masa depan. Bukankah saya pernah berkata, hanya melalui kata-kata dan kenanganlah kita mampu hidup lebih lama di dunia ini. 

Dan yang pasti, setiap tulisan yang dituliskan adalah untuk diri sendiri dan hati-hati yang mahu menerima.. Sebagaimana fungsi awal kenapa manusia menulis; supaya tidak lupa.  Saya rasa itu adalah cara terbaik untuk saya ingat. Kerana hal-hal yang dituliskan itu jauh lebih mudah untuk saya ingat berbanding jika tidak dituliskan. Jika ada yang baik, ambillah dan yang buruk mohon dijauhi. Sebaik-baik tulisan yang dikongsikan di alam maya ini, akhirnya nanti yang paling baik pada pandangan Allah bukan siapa yang menuliskan atau siapa yang membacanya, tetapi siapa yang mengamalkannya.

Maaf jika ada dalam tulisan dan kata-kata yang pernah mengguris hati dan perasaan. Didoakan Allah memberkati. InsyaAllah. 

Promote what you love instead of bashing what you hate.

"When you walk through a beautiful botanical garden, you feel open and light. You feel love. You see beauty. You don’t judge the shape and placement of every leaf. The leaves are of all sizes and shapes and they face every-which-way. That’s what makes them beautiful. What if you felt that way about people? What if they didn’t all have to dress the same, believe the same, or behave the same? What if they were like the flowers, and however they happened to be seemed beautiful to you?"

Setiap insan dilahirkan untuk menciptakan jalan hidupnya masing-masing. Maka, jalan cerita bahkan pilihan-pilihan kita dalam hidup ini tidak mungkin akan sama. Tetaplah menjadi diri sendiri dan pilihlah apa yang terbaik buat diri asalkan ia tidak melanggar syariat dan hak kemanusiaan. Walau mungkin wujud perbezaan dalam pegangan, fikiran atau apa saja, namun lebihkanlah menzahirkan persamaan dan perbanyakkan memendam perbezaan-perbezaan yang ada. Perlu bijak dalam membezakan antara tujuan dan jalan menuju tujuan. Bimbang nanti terlalu taasub dengan jalan hingga lupa akan tujuan. Jangan diletakkan perkara yang kurang penting di atas perkara yang lebih penting. Untuk mengapai redha Allah itu, tauhid perlu sentiasa diletakkan di hadapan.

"No human relation gives one possession in another - every two souls are absolutely different. In friendship or in love, the two side by side raise hands together to find what one cannot reach alone."

Semakin luas ilmu seseorang, maka seharusnya semakin sikitlah mereka yang mudah menyalahkan pegangan orang lain. Bergeraklah tanpa perlu merendahkan sesiapa. Bidang apa atau medan apa sekalipun, kita semua tetap sahabat dalam perjuangan. :)

Takbir! Allahu Akbar. 

"She put away all of her masks, and put on her soul."

"Will they hate me for all the choices I made?"

Prove yourself to yourself, not others.

"Maybe the journey isn`t so much about becoming anything. Maybe its about un-becoming everything that isn't really you so you can be who you were meant to be in the first place. Sometimes we get so worried about being pretty. Let`s be pretty kind. Pretty funny. Pretty smart. Pretty strong."

Here's to the people who try their hardest to be good enough for everyone,
Who spend hours reading random quotes to find the right one,
Who listen to the same song dozens of times because the lyrics mean a lot,
Who deserve so much more than they get and are willing to fight for it,
And those who wish upon a star, wasted on someone that will never care,
And to the beautiful people that feel lonely in their heart.

Sometimes we get so worried about things but sometimes you are right where Allah wants you to be.

Dear Allah, i`m all Yours.
"Surely my prayer and my sacrifice and my life and my death are for Allah, the Lord of the worlds." [6:162]

Teruntuk diri sendiri, khususnya.


Kata guru saya dahulu, kesan ibadah yang diterima Allah adalah apabila wujudnya perubahan. Sekiranya beribadah namun sikap kita masih tidak berubah, maka hati kita hakikatnya belum menerima cahaya. Namun perubahan yang dimaksudkan itu bukan  menuntut kita untuk berubah menjadi perwatakan malaikat, kerana setiap manusia itu lemah, tidak dapat lari daripada dosa. Sebaliknya ia akan mewujud kehambaan dalam diri sendiri dan perasaan itu hakikatnya hanya diri kita sendiri yang merasakannya dan hanya Allah yang mengetahuinya. Jika benar Allah dalam hati seseorang, maka ia akan membenihkan tauhid yang hakiki lalu mengeluarkan bunga-bunga akhlak dan adab yang baik. InsyaAllah.

Mungkin, hati saya sendiri pun belum menerima cahaya tersebut. Semestinya ia suatu proses yang panjang kerana masih banyak yang perlu diperbaiki sebenarnya, pada diri sendiri khususnya. Namun, jangan pernah lelah dalam mendapatkan cahaya tersebut, kerana kata Jalaluddin ar-Rumi; "Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk, maka tetaplah persembahkan doamu yang kering, munafik dan tanpa keyakinan; kerana Tuhan, dengan rahmat-Nya akan tetap menerima mata wang palsumu."  

Salah satu cara Allah mendidikmu adalah ketika kamu beribadah dan berdoa demi mendapatkan keinginan nafsumu. Maka Allah tidak mengkabulkannya. Hingga kamu diajarkanNya keikhlasan beribadah, dan berdoa hanya untukNya kemudian dia berikan segala apa yg tidak pernah terlintas dalam benakmu.
- Sidi Rohimuddin 

Mengejar sesuatu tanpa ada rasa kebergantungan yang hakiki kepada Allah adalah sebagian daripada nafsu.Tanda memperoleh sesuatu kerana nafsu adalah ketika mana kita mendapatkannya, kita tidak berasa puas bahkan banyak penyesalan. Tiada cara yang lebih baik daripada berserah diri dan menyerahkan segalanya kepadaNya. Bukankah segalanya dari Allah? Ingatkanlah saya bila saya terlupa. 

Sejujurnya usia-usia yang mendewasakan ini membuatkan saya kadangkala bimbang untuk menuliskan sesuatu bersifat agama. Bukan hanya kerana takut tidak mampu untuk melaksanakan apa yang diperkatakan, tapi lebih lagi kerana bimbang apabila  di luar sana sudah terlalu ramai orang yang berbicara tentang agama  hingga akhirnya, ia hanya sekadar menjadi cerita kosong, bahan retweet, reblog, dan share. Dakwah bukan sekadar itu sebenarnya. Dakwah itu perlu lebih `hidup` di alam realiti. Pada diri sendiri dan kehidupan khususnya.

Namun, tetaplah menyampaikan walau hanya satu ayat tidak kira sama ada secara tulisan mahupun lisan kerana mungkin satu ayat itu lebih diterima Allah apabila ia lahir dari hati yang ikhlas berbanding ibadah-ibadah  lain yang kadangkala kering dan munafik.

"Didoakan Allah akan merahmati orang-orang yang menunjukkan kepadaku tentang keaiban diriku kerana aku mungkin tidak tahu jika tiada yang memberitahu."